AVR Studio 4 + WinAVR = a nice combination (post ke-2)

MORE FUN WITH FREE SOFTWARE! ^_^

Membuat aplikasi led berjalan

Pertama, instal dulu avr studio 4 lalu winavr. Software bisa didownload pada post sebelumnya. Setelah terinstal pada PC, buka aplikasi avr studio 4, maka akan tampak tampilan seperti berikut ini.


Pilih new project. Lalu akan ada piliha untuk memilih apakah akan menggunakan atmel AVR assembler atau AVR GCC. Coba pilih AVR GCC untuk melakukan pemrograman dengan menggunkan bahasa C.

Ketikan nama program pada project name, misal led_berjalan. Centang create folder agar file project tersimpan rapi pada satu folder. Bisa ditentukan juga lokasi menyimpan file project yang dibuat dengan mengedit Location. Jika sudah, maka klik next.

Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Pilih pada debug platform AVR Simulator dan device ATmega8535. Lalu klik Finish. Setelah itu akan muncul form led_berjalan.c yang mana pada form tersebut kita melakukan pemrograman.  Sebelum melakukan pemrograman setting Configuration Options pada menu bar project. Pilih General dan setting Frequency dengan nilai frekuensi osilator yang akan digunakan pada mikrokontroler. Misal frekuensi yang digunakan adalah 4MHz.  Pilih juga Optimization dengan memilih -0s. Optimization Level digunakan untuk memilih level optimal file output program. Optimalisasi 0-3. 0 = tidak dioptimalisasi. s = optimalisasi ukuran. Level 3 bukan berarti level yang menghasilkan kode hex paling kecil. Lalu klik OK.

Setelah itu, coba ketikan program di bawah ini.

#include <avr/io.h>

#include <util/delay.h>

int main(void)

{

int i;

DDRA=0xFF;

PORTA=0x01;

_delay_ms(500);

while(1)

{

for(i=0;i<=5;i++)

{

PORTA=(PORTA<<1);

_delay_ms(500);

}

for(i=0;i<=5;i++)

{

PORTA=(PORTA>>1);

_delay_ms(500);

}

};

return(0);

}

Setelah itu, klik tombol build pada menu bar. Lalu klik tombol debug dan start debugging. Jika ada pilihan select folder, abaikan saja dulu dan klik select. Lalu pada menu bar debug pilih auto step agar melakukan debug secara otomatis. Lalu lihat pada jendela I/O view dan buka PORTA, maka akan terlihat PORTA akan menyala lalu bergeser ke arah kiri lalu kembali ke kanan dst. Mungkin akan terlihat lambat perpindahan led menyala padahal nilai delay 500 milisecond. Tapi itu tidaklah masalah. Untuk melakukan simulasi mungkin bisa menggunakan software Proteus.

Setelah program selesai dan tidak terdapat error, program bisa langsung didownload ke dalam mikrokontroler. Untuk mendownload bisa digunakan AVR ISPMkII atau banyak jenis lainnya.

Bisa dicoba sitem minimum di bawah ini.

3 Responses to AVR Studio 4 + WinAVR = a nice combination (post ke-2)

  1. Pingback: AVR Studio 4 + WinAVR = a nice combination (post ke-1) « wangready

  2. nanosuit2 says:

    dimana bisa saya dapat library avr untuk protel? tolong balas ke email saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s