Tutorial 12 Build EXE File

File peoject yang kita buat tetntunya akan kita build .exe-nya agar bisa dijalankan pada computer lain yang tidak memiliki LavVIEW Development Software. Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut.

Klik kanan pada Build Specification > New > Application (EXE)

lv12-1

Figure 12.1

Maka akan muncul My Application Properties yang harus kita setting sesuai yang kita inginkan.

12.1 Information

Misal saya punya sebuah project file degan nama new-project, maka saya akan mengisi properties tersebut dengan settingan sebagai berikut.

lv12-2

Figure 12.2

 

 

 

12.2 Source Files

lv12-3

Figure 12.3

Masukan aplikasi utama kita yang nanti akan muncul pertama kali ketika file .exe yang kita buat dijalankan. Program utama pada kasus ini adalah Aplikasi Main.vi, saya masukan ke startup Vis karena saat pertama kali .exe dijalankan saya hanya ingin satu page/halaman vi yang muncul.

12.3 Destination

Pada bagian destination  ini kita bisa membuat folder yang nantinya bisa kita gunakan  sebagai directory untuk aplikasi yang kita jalankan mengakses file-file yang include dalam proses jalannya aplikasi.

lv12-4

Figure 12.4

Misal saya akan menambahkan folder EXCEL_LOG dan readme karena saya akan menggunakannya untuk menyimpan file yang akan saya gunakan saat aplikasi dijalankan. Klik tanda (+) Add Destination untuk menambah destination baru.

lv12-5

Figure 12.5

lv12-6

Figure 12.6

12.4 Source File Setting

lv12-7

Figure 12.7

Pada tab ini kitabisa mengatur file-file mana saja yang akan masuk ke bundle .exe atau tidak, ataukah masuk ke folder lain yang sudah kita buat di Destination  tadi. Sebagai contoh lihat pada gambar di bawah ini.

lv12-8

Figure 12.8

lv12-9

Figure 12.9

 

12.5 Icon

Pada bagian ini kita bisa mengatur icon seperti apa yang akan terlihat mewakili file .exe kita nanti. Pada kasus ini saya memakai gambar camera. File yang bisa digunakan untuk icon ini adalah file gambar yang berekstensi .ico. Jika Anda mempunyai gambar dengan ekstensi lain, Anda bisa mengkonversi file tersebut ke file .ico pada web-web yang tersedia di internet secara online. Cukup google saja dengan keyword “convert .ico online”.

lv12-10

Figure 12.10

12.8 Version Information

Pada tab ini Anda dapat menambahkan informasi yang mengenai file .exe yang dibuat.

lv12-11

Figure 12.11

12.10 Shared Variable Deployment

Shared variable memungkinkan kita untuk mengunakan variable yang sama antar vi dalam jaringan. Saya setting agar share variable yang saya gunakan auto deploy saat aplikasi dijalankan, artinya shere variable tersebut akan tersimpan seperti server di computer sehigga memungkinkan juga untuk diakses lewat vi lain di computer yang berbeda. Lalu ketika applikasi dihentikan, share variable tersebut di undeploy yang artinya tidak dapat diakses lagi.

lv12-12

Figure 12.12

Denga menekan tombol build, maka program exe akan ter-generate. Program exe yang kita build bisa kita lihat di folder yang sudah kita setting pada Properties ini. Kita juga bisa membuka folder degan cara klik kanan pada profile .exe yang kita buat lalu klik explore. Atau kita juga bisa menjalankannya dengan klik run.

lv12-13

Figure 12.13

lv12-14

Figure 12.14

_________________________

Daftar Pustaka

academic.amc.edu.au/~hnguyen/JEE344ACE/

simplymodbus.ca/FC05.htm

ni.com/example/26488/en/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s