Differential Amplifier

opamp18(1) opamp22

 

Jika R1 = R2 and R3 = R4, maka persamaan menjadi:

opamp23

Aplikasi Rangkaian

Berikut adalah contoh aplikasi differential amplifier yang memanfaatkannya sebagai Voltage Subtractor atau rangkaian pengurangan. Misal saya mempunyai sebuah sensor jarak yang mempunyai output analog yang akan mendeteksi perubahan posisi sebuah besi pada jarak sekitar 5cm. Nilai output saat 5cm adalah 2.5V. Jika menjauh maka sensor akan bertambah positif (>2.5 V) dan jika mendekat maka nilai output semakin rendah (<2.5V). Akan tetapi perubahan nilai output tersebut sangat kecil, missal hanya 0.001V/cm. Maka kita menggunakan op amp sebagai penguat agar bisa dibaca mikrokontroler, kira-kira akan dikuatkan 1000 kali. Agar kita bisa mendapatkan nilai pergeseran besi saja, maka kita normalisasi dulu nilai tengah dari output sensor 2.5V ke 0V dengan cara menggunakan op amp differensial. Karena jika menggunakan penguatan biasa nilai dasar 2.5V akan terbawa dan output sensor menjadi terlalu besar +-2500V.

Maka dari itu saya gunakan resistor pembagi tegangan untuk menghasilkan 2.5V. Saya gunakan juga rangkaian buffer untuk memisahkan rangkaian pembagi tegangan dengan op amp differensial agar nilai perhitungan kedua rangkaian tersebut tidak tercampur.

penguat2

__________________________________________

Daftar Pustaka:

electronics-tutorials.ws/opamp/opamp_5.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s